Acmad Rivai Nasution

Dari AcehPedia

Langsung ke: navigasi, cari

Acmad Rivai Nasution lahir di Pembatang Siantar, Sumatra Utara 9 Februari 1935 dan meninggal di Sigli-Pide 1998. dengan menggunakan nama samaran Dev Vareyra, pensiunan pengawas SMTA ini mulai menulis puisi dan cerpen sejak 1957. Acmad Rivai Nst, walaupun terlahir bukan dari turunan suku Aceh, tapi Aceh sudah merupakan sebagian dari hidupnya. Hal ini dibuktikan dengan nafas karya-karyanya yang sebagian besar berkisah tentang negeri Serambi Mekkah.

Buku kumpulan puisi dan cerpennya terangkum antara lain; "Melalui Api" (1992), bersama penyair Aceh. Sajaknya dibukukan dalam "Kande" (1982), "Dua Kumpulan Puisi" (1982), "Antologi Puisi Penyair Aceh" (1986), "Nafas Tanah Rencong" (1992), "Banda Aceh" (1993), "Sosok" (1993), "Titian Laut III" bersama penyair dan cerpenis Malaysia, Sumut, dan Aceh (Kuala Lumpur, 1991), L.K. Ara dkk (ed.), Seulawah: Antologi Sastra Aceh Sekilas Pintas (1995), Lagu Kelu (ASA-Japan-Aceh Net, 2005).

Karya Sastra

Berikut ini salah satu cuplikan puisinya

Dari Perahu Nuh Melihat Tanda-Tanda Kehidupan

Kalau sudah malam dipaksakan menjadi siang

apalagi kata untuk menyatakan malam

burung-burung pun akan ketawa

menertawakan manusia

kalau sudah yang salah harus dikatakan benar

itu bukan hanya penafsiran yang sesat

dan burung-burung akan berkata sesamanya

manusia sudah kena laknat

II

Bumi pun terkuak lebar menganga

air bah di mana-mana

beratus gagak akan mengepak sayap dan meneriakkan lagu

lagu pesta pora : bau amis serakan bangkai

III

Ada pucuk-pucuk zaitun di bukit pasir

dari perahu, Nuh melihat tanda-tanda kehidupan

dan malam tak lagi dipaksakan menjadi siang

karena kita telah kembali ke maknanya

karena kebenaran sudah pasti beda dengan kesalahan

demi Tuhan

sigli, 13 Mei 1979

Sumber

Navigasi
Kategori Utama
AcehPedia
Komunitas Lokal
Kotak peralatan