Chik Pantee Geulima

Dari AcehPedia

Langsung ke: navigasi, cari

Tgk Chik Pantee Geulima lahir tahun 1839 di Kampung Pantee Geulima. Pernah belajar pada pusat pendidikan Islam, Dayah Pantee Geulima yang dipimpin ayahnya sendiri Teungku Chik Ya’kub. Selain itu Chik Pantee Geulima pernah mengikuti pendidikan militer pada pusat askar Aceh yang bernama Makhad Baital Makdis. Dalam sejarah kesusastraan Aceh nama beliau tercatat sebagai salah seorang pengarang hikayat. Salah satu karya beliau yang sangat terkenal adalah Hikayat Malem Dagang. Hikyat ini ditulis Chik Pantee Geulima sebagai karya yang benafas perang. Sedikit banyak ini sesuai dengan pengalaman pengarang sendiri pada waktu itu. Di Aceh pada masa itu sedang berkecamuk perang. Chik Pantee Geulima ikut mendidik dan melatih para pemuda Aceh untuk menjadi askar. Maka di Dayah Pantee Geulima pun menjelma menjadi salah satu pusat pendidikan askar di kawasan Pidie. Akhir hidup pengarang Teungku Chik Pantee Geulima dicatat sebagai pahlawan Kuta Bate Iliek, beliau gugur dalam satu pertempuran sengit di Bate Iliek. Beliau syahid pada hari jumat pada tahun 1904 M, dalam usia 66 tahun. Di makamkan di Gampong Meurandeh Alue, Kecamatan Banda Dua.

Karya Sastra

Berikut cuplikan Hikayat Maleem Dagang:

Kembali dari Banang menjumpai putri

Dibawa kemari bersama raja

Tuan Putroe Phang dan Raja Raden

Tiada yang lain Paduka Meukuta

Kalau begitu wahai Bujang

Baliklah sekarang ke bahtera

Suruh masuk Kuta Bantan

Sekalian dengan anda

Ketika mendengar demikian sabda

Berjalan segera menghadap panglima

Begitu bertemu disampaikan

Baginda panggil kini anda

Anda disuruh masuk ke dalam

Syah Alam suruh bersegera

….

Sumber

Navigasi
Kategori Utama
AcehPedia
Komunitas Lokal
Kotak peralatan