KPLI Aceh
Dari AcehPedia
Komunitas Penggunaan Linux Indonesia (KPLI) Aceh merupakan lembaga non profit yang terbentuk guna mensosialisasikan operation system (OS) Linux kepada masyarakat Aceh dan sebagai respon melihat sifat keterbukaan Linus Torvalds dengan memerdekakan source kernel buatannya.
Hingga mengaspirasi hati nurani seorang mahasiswa Aceh yang bernama Zulkarnain yang ingin membentuk Kelompok Pengguna Linux di Aceh. Pertengahan Tahun 1998 dia mencoba untuk membentuk KPLI Aceh.
Setelah berdiskusi dengan Irwandi dan Andri Syahputra, tekad membentuk Kelompok Pengguna Linux Aceh semakin mantap. Namun tekad yang tinggi tersebut dipatahkan oleh tantangan dengan tidak didukung oleh lingkungan masyarakat yang tidak begitu familiar dengan Linux.
Pertemuan perdana pembentukan KPLI Aceh dilaksanakan pada hari Sabtu 16 Oktober 1999, di Laboratorium Fisika Komputasi, Fakultas MIPA Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), dengan menghasilkan kepengurusan KPLI Aceh.
Kepengurusan KPLI Aceh mengalami pergantian kepemimpinan pada tahun 2004 dengan Tgk. Mohd. Iqbal sebagai ketuanya. Pada masa itu, kegiatan yang telah dilakukan oleh KPLI Aceh, antara lain mengadakan pelatihan, seminar, workshop dan juga pembenahan keanggotaan KPLI-Aceh.
Ketika bencana tsunami melanda Aceh 26 Desember 2004, mengakibatkan turunnya kinerja dari KPLI Aceh secara drastis dikarenakan banyak arsip-arsip dan aset organisasi menjadi hilang atau pun rusak. Selanjutnya organisasi ini vakum selama satu tahun.
Setelah sempat mengalami pasang surut dan kevakuman selama satu tahun, akhirnya pada tanggal 14 Mei 2006 diadakan Musyawarah Besar (Mubes) di Aula FMIPA Unsyiah Darussalam. Dalam Mubes yang hanya dihadiri oleh belasan anggota dari beberapa kampus baik di lingkungan Unsyiah maupun dari luar Unsyiah memutuskan dan menetapkan Zahrul Maizi sebagai Ketua KPLI Aceh periode 2006-2007. Hingga kini KPLI Aceh terus berusaha untuk bangkit mengejar ketinggalannya selama ini.
Awal 2008, kepengurusan KPLI Aceh kembali berubah, dengan penetapan M. Ali Murtaza sebagai ketua yang baru menggantikan Zahrul Maizi dari Fakultas MIPA Unsyiah, jurusan Fisika yang juga masih satu jurusan dengan ketua KPLI Aceh baru.
Sumber
- Data KPLI Aceh
