Uleebalang
Dari AcehPedia
hana di gob na di geutanyoe, saboh nanggroe dua raja.
Di masa lalu yang dimaksud dengan dua raja adalah uleebalang dan ulama. Kepatuhan masyarakat dalam mengikuti aturan yang dibuat oleh kedua raja tersebut membuktikan adanya satu keharmonisan dalam masyarakat aceh. Khasanah lama dengan dua pilar yang menjadi kekuatan penjaga harmoni kembali terusik dalam perjalanan waktu. Lalu kesan adanya polarisasi dalam kehidupan masyarakat aceh. Sehingga inilah yang menjadi benih munculnya konflik. Inilah yang penyebab munculnya peristiwa cumbok pada tahun 1946 yang benih konfliknya telah disemai oleh Kolonial Belanda sebelumnya. Lalu munculnya peristiwa DI/TII dan lain-lain. Dimanakah menyelinapnya nilai harmoni yang telah lama disemai itu?
